Halaman persembahanku…,

Agustus lalu menjadi bulan yang mendebarkan., he…(lebay dikit).  Sebagaimana kisah yang sudah saya tuliskan , alhamdulillah skripsi saya kelar juga. Tertanggal 29 Agustus 2012 saya tercatat lusus dari Universitas Negeri Semarang. Tentunya dengan proses yang panjang. Mulai dari sidang skripsi yang tiba2 maju satu hari sampai pendaftaran wisuda yang mepet H-1 batas akhir pendaftarn periode 2 tahun ini. Mending kalo pemberitahuan dimajukannya sidang 1 hari sebelumnya, boro2 ini malah 45 menit sebelum ujian. Ceritanya dosen penguji utama saya hari besoknya sudah ada jadwal untuk persiapan haji, jadilah saat itu beliau menelpun saya untuk segera menemui beliau ke kampus. Pada awalnya saya memang sudah curiga bahwa asbabul dari dipanggilnya saya kekampus ini berkaitan dengan sidangku esok hari. Betul sekali, sampai dikampus saya hanya tercengang mendengar perintah2 dari beliau. “mba’, siapkan ppt sidang sekarang juga, saya tunggu 30 menit lagi!”….apa!!!!!(Cuma dalam hati.,)”em….saya belum bawa apa2 pak, almamater juga belum.he…”(garuk2 kepala bingung sendiri). Usut punya usut ceritanya ppt saya belum sempat saya edit ulang dan ditimbang2 lagi kerapian slidenya….(cari2 alasan… kog bisa gitu, besok sidang sekarang ppt belum beres….ck..ck..ckk).

Dengan alasan bahwa beliau tidak bisa uji sidang lagi setelah hari ini kecuali setelah beliau pulang dari hari , maka seketika itupun saya urus semuanya. Berkas2 di TU, telfon dosen 1 dan 2, dan tak lupa menggegerkan penghuni kosan untuk bergotong royong membantu persiapanku saat itu juga. Ada yang nyiapin snack sidang, memasitikan ruangan sidang, cari almamater (ceritanya almamater udah ga lengkap lagi karna uda lama buanget,,,tapi tetep aja di pake ), dan yang lebih riweuh  lagi adalah editing ppt…he….alhamdulillah Allah memudahkan segala sesuatunya. 2 sahabat ini tak pernah absen dalam keriweuhanku…sebut saja nunik dan naya (nama tidak disamarkan).,

Setelah berlarian dan berpeluh2 dari kosan menuju kampus. Tibalah saya di depan ruang sidang. Sendirian, karena dosen dah telpun2 terus, jadilah saya duluan dan teman2 masih di kosan…

Hp bergetar tak henti2 nya, persis seperti gugupnya saya saat itu yang tak henti2 juga (gmn ga’ gugup, perjuangan 4 tahun akan dibayarkan saat ini….). Sebelum masuk ruangan (hampir lupa, tapi ingat juga) segera sya telpun orang tua yang ada di rumah, tentunya untuk memohon restu dan do’a agar proses sidang penuh kelancaran dan kemudahan.

Rasanya haru juga, antara sedih karena harus sendirian dan senengnya karena  akhirnya sidang yang dinanti datang jua.

Hp bergetar, sms masuk dari sahabat yang masih siap2 di kosan “tenang-tenang … bentar lagi kita nyampe kampus..he…”

Lega rasanya, setidaknya ada yang akan menemaniku disaat2 mendebarkan ini.

Masuklah aku ke dalam “ruang panas” yang notabene   AC udah nyala di mana2, tapi tetap saja peluh ini berteriak2 kegirangan. Aku berdiri di depan penguji. Hufh….nerfeous juga…mencoba memandang seluruh isi ruangan untuk mensterilkan suasana. Tak lupa doa2 juga terus terucap, apalagi yang bisa kuperbuat saat ini, jika bukan  menyerahkan semua padaNya.

Singkat cerita, alhamdulillah prosesi sidang selesai juga. Keluar ruangan dengan perasaan lega bercampur gembira, berpeluk dengan 2 sahabat yang senantiasa menemani. Alhamdulillah satu amanah dari orang tua telah terselesaikan.

Ya Rabb…terimakasih karena Engkau telah mengatur semuanya dalam waktu terbaikMu, meski kadang diri ini merasa terseok2 mengejar waktu yang tlah tersedia luas untukku.

Terimakasih untuk ketiga dosen saya dengan kesabaran dan seringnya “mengingatkan ” saya karena menjadi mahasiswa bimbingan yang paling jarang bimbingan. He….masih teringat kata2 salah satu dosbing setiap maju bimbingan “siti….kalo kamu ga pernah bimbingan , cari saja dosen lain. Saya tidak mau terbebani dengan 1 mahasiswa yang tidak lulus2 karena jarang bimbingan”. Tak apa bu, saya ridha dengan nasehat tersebut, karena pada akhirnya saya tergugah juga. Semoga ilmu yang tlah diberikan , tercatat sebagai amal2 yang takkan pernah berhenti mengalir kebaikannya.

Dan inilah halaman persembahan yang tertulis dalam salah 1 dari ratusan lembaran skripsiku.,

Dengan mengucap rasa syukur atas segala tuntunan-Nya

dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW

karya ini saya persembahkan kepada:

 

 

 Ibunda Nurhayati, Ayahanda Nurhasan,  Adik tersayang A. Amron Syahdani dan seluruh keluarga besar H. Hasir dan Sinwan

yang selalu memberi dukungan dalam hidupku dan mendoakanku.

 

Ibu dan Bapak dosen serta seluruh staf PGSD UNNES.

Keluarga besar Pesma al birru

 (dihapus karena salah 1 dosen tak sepakat ini dicantumkan. Hiks…maaf kawan2)

Keluarga besar SDN Karanganyar 02 Kota Semarang.

 

Almamaterku.

“My Graduation”

Bapak, saya, adik, Ibu

curi2 foto habis prosesi wisuda

“me n my mother”

“bareng adik2 LDK”

bela2in bolos kuliah katanya…,

“with keluarga besar Al Birru”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s