Ini adalah kisah nyata yang kami alami hari ini.

Subhanallah, sungguh Kekuasaan Allah yang masih menjaga kami dalam lindunganNya.

Tepat pukul 19.00 sebuah kejadian terjadi di kos kami (Al-Birru).

Sore hari keadaan sedang tidak biasa, ditambah deras hujan yang menambah nuansa lain. Beberapa menit yang lalu kami mendapatkan kabar dari orang tua salah satu nggota kos kami yang memberitahukan bahwa putrinya yang notabene dalam perjalannya pulang kerumah tiba2 tidak bisa di hubungi. Kami selaku yang tertua di kos pun segera melacak keberadaannya. Telfon sana-sini, sambil berharap Allah memberi jawaban atas pencarian kami. Dan alhamdulillah beberapa menit selanjutnya kami mendapatkan jawabannya. Dengan segala pertanyaan yang saya ajukan lewat telfon, kesimpulannya ia tengah beristirahat di kos teman yang berada di kota berbeda dengan sebab badan yang tidak enak. Karena Hp mati maka ia tak dapat menghubungi keluarga perihal keadaan yang ia alami.

Menit selanjutnya hujan deras mengguyur perumahan. Praktis halaman yang basah membuat kami berniat menutup seluruh pintu dan jendela, khawatir udara dingin ikut masuk ruangan.

Adzan maghrib telah berkumandang, sesaat kami solat berjama’ah dan dilanjutkan tilawah serta matsurat petang. Dan kejadian yang tak disangga datang saat itu juga. Ada bau aneh yang berasal di dapur saat kami menanak nasi.

Salah satu dari kami yang tak sengaja melihat arah dapur pun syok dan kontan memanggil kami yang berada di kamar masing-masing. Saya fikir nasi kami yang gosong, ternyata bukan…sekejap kemerahan itu telah mewarnai dapur kami. Api telah muncul dari tabung gas. Kami yang sama2 panik berusaha mengupayakan cara memadamkannya, handuk2 yang berada di sekitar langsung saja kami sambar dan kami basahi dengan air .

Alhamdulillah ide ini berhasil meluluhkan si api. 2 handuk kami kira sudah mampu memadamkannya.

Sejenak kami bernafas lega, dan kami pun berniat melaporkan dan meminta bantuan ke tetangga, ternyata bau gas semakin menyengat dan tak disangka masih ada sisa api disana. Hingga 1 handuk pun kembali kami gunakan sebagai pertolongan dan dipastikan api benar2 tidak muncul lagi.

Setelah semua teratasi alhamdulillah tinggal kami menenangkan diri meski masih ada tugas lagi untuk kami, yaitu menunggu si Gas yang berseliweran benar2 keluar dari rumah kami.

Subhanallah….Maha Suci Allah yang telah menyelamatkan kami dari segala mara bahaya.

Sungguh, jika Allah tak menyayangi kami maka barang tentu gas mungkin sudah meledak dan entah apa yang terjadi. Kiranya apa yang kami alami hari ini dapat menjadi sebuah kisah yang bisa diambil hikmahnya.

banyak pelajaran yang dapat kita ambil dalam setiap ketentuan yang Allah berikan untuk kita.

NB: Bagi teman-teman yang masak sendiri di kos, hati-hati jika bau gas tercium tidak biasa, langsung matikan seluruh sumber api barangkali ada kebocoran dalam tabung.

Waspadalah……

Untuk keluarga besar Al Birru….di sini kita banyak mendapat pelajaran tentang kehidupan,,,,,

3 thoughts on “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s